Hard skill dan Soft Skill
Ternyata ada perbedaan antara hard skill dan soft skill ? apa aja itu …?
Hard skill merupakan kemampuan diri yang bersifat teknis atau yang nampak dan juga kemampuan yang didapatkan dari belajar atau akademis. Misalnya saja kemampuan berbahasa asing, kemampuan mengoperasikan komputer, kemampuan editing video, kemampuan membuat laporan, dan lainnya.
Sedangkan Soft skill adalah kemampuan diri yang sifatnya lebih cara berpikir, sikap dan karakter diri. Soft skill sangat berhubungan dengan psikologis kita. Contohnya saja adalah bagaimana cara kita berkomunikasi dengan orang lain, bagaimana kita bekerja dalam tim, bagaimana kita melakukan manajemen waktu dan lainnya.
Setiap pekerjaan sangat membutuhkan hard skill dan soft skill. Keduanya harus saling beriringan agar apa yang kita hasilkan dari pekerjaan bisa lebih maksimal di mata orang lain.
Ada beberapa alasan mengapa penting Soft Skill untuk perkembangan karier kita ke depannya.
> Mampu Membangun Sikap dan Perilaku
Kita tahu bahwa sikap dan perilaku kita di lingkungan pekerjaan itu sangat penting. Tidak hanya berdampak positif untuk diri kita sendiri tetapi juga untuk rekan kerja yang lain. Apabila kita memiliki soft skill yang bagus, kita akan mampu membangun sikap dan perilaku yang positif kepada semua orang.
> Mampu Menyampaikan Ide
Sebagai pegawai, kamu pasti punya ide dan gagasan baik untuk rekan kerja atau manajemen perusahaan. Nah agar ide kamu tersebut dapat didengar dan direalisasikan, maka kamu harus tahu caranya menyampaikan ide yang baik dan benar.
Di sinilah peran soft skill kamu. Jadi misalnya kamu punya ide yang berhubungan dengan hard skill , maka soft skill itu yang bisa menyampaikannya dengan baik.
> Mampu Menambah Rasa Percaya Diri
Soft skill juga membuat kamu memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Karena kamu akan selalu menghargai kemampuan diri sendiri dan orang lain. Rasa percaya diri ini penting untuk menumbuhkan optimisme dalam bekerja.